BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Jumat, 27 Januari 2017

BAHASA JAVA DAN NETBEANS


Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang BAHASA JAVA DAN NETBEANS.

Komputer merupakan alat yang mampu melakukan komputasi dan membuat keputusan logis. Untuk melakukan pengolahan data, komputer dikendaliakn oleh sekumpulan instruksi yang biasa disebut program/ aplikasi komputer. Salah satu komponen pengembangan perangkat lunak adalah bahasa pemrograman.
Java merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek. Java biasanya digunakan untuk pengembangan aplikasi, seperti aplikasi berbasis internet, aplikasi untuk perangkat cerdas yang dapat berkomunikasi melalui jaringan internet, dan lain lain sehingga unutk menghadapi masalah - masalah dalam pengembangan perangkat lunak, Java bisa menjadi solusi yang tepat.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN BAHASA JAVA
Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek murni yang dibuat berdasarkan kemampuan-kemampuan terbaik bahasa pemrograman objek sebelumnya (C++, Ada, Simula). Java diciptakan oleh James Gosling, developer dari Sun Microsystems pada tahun 1991.

KARAKTERISTIK JAVA
Sebagai bahasa pemrograman, Java dapat membuat seluruh bentuk aplikasi seperti desktop, web, atau pun yang lainnya. Perkembangan Java tidak hanya berfokus pada suatu sistem operasi, dan bahasa pemrograman ini bersifat open source. Berikut ini adalah karakteristik yang dimiliki oleh Java :
  1. Sederhana (simple) --> Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaksis yang mirip dengan bahasa pendahulunya, yaitu C++. Namun ada beberapa perubahan yang dilakukan perti hilangnya penggunaan pointer yang rumit dan multi-inheritance. Selain itu, Java menggunakan automatic memory allocation dan garbage collection.
  2. Berorientasi Objek (object oriented) --> Java menggunakan pemrograman berorientasi objek sehingga memungkinkan sebuah program dibuat secara modular dan bisa dipergunakan kembali.
  3. Terinterpretasi (interpreted) --> Java dijalankan dengan interpreter, yaitu Java Virtual Machine (JVM). Source code Java yang telah dikompilasi menjadi bytecodes dapat dijalankan di platform yang berbeda-beda karena adanya JVM.
  4. Terdistribusi (distributed) --> Java memuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya libraries networking yang terintegrasi pada Java.
  5. Reliabel --> Java mempunyai rekiabilitas tinggi. Kompiler Java memiliki kemampuan untuk mendeteksi error secara teliti dibanding dengan bahasa pemrograman yang lain. Java memiliki runtime exception handling handling untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.
  6. Netral Arsitekturnya --> Program Java merupakan platform independen. program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform berbeda dengan JVM.
  7. Aman (secure) --> Java memiliki beberapa mekanisme keamanan agar aplikasi tidak digunakan untuk merussak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.
  8. Mampu Ditingkatkan Performansinya --> Performansi pada Java dapat ditingkatkan dengan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft, ataupun Symantec yang menggunakan Just-In-Time Compiler (JIT).
  9. Portabel --> Source code dan program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.
  10. Multithreaded --> Java berkemampuan unutk membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan.
  11. Dinamis --> Perubahan pada suatu class dengan penambahaan properti ataupun method dapat dilakukan tanpa mengganggu program pengguna class tersebut.
SEBAGAI FITUR PEMROGRAMAN JAVA 
Java punya beberapa fitur penting untuk membantu pengguna ketika menjalankan sebuah program Java, antara lain JVM, code security, dan garbage collection.

1. Java Virtual Machine (JVM)
JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi kode Java terjadi.

2. Code Security
Code security terimplementasi pada Java melalui penggunaan Java Runtime Environment (JRE). Java menggunakan pengamanan tiga lapis untuk melindungi sistem dari untrusted Java code.
  • Class-loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter. Proese ini menyediakan pengamanan dengan memisahkan kelas-kelas yang berasal dari local disk dengan kelas-kelas yang diambil dari jaringan. Class-loader mampu membatasi aplikasi Trojan karena kelas-kelas dari local disk akan dimuat lebih dahulu.
  • Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bahwa byecode telah memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java.
  • Manajemen keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan menetapkan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal, dan sistem windowing atau tidak.
3. Garbage Collection
Program Java melakukan garbage collection yang berarti program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengolahan memori oleh pemrogram dan mengurangi sumber kesalahan terbesar pada bahasa yang memungkinkan alokasi dinamis.

MENJALANKAN PROGRAM JAVA DENGAN NETBEANS
NetBeans adalah integrated development environment (IDE) berbasis Java dari Microsystems yang berjalan diatas Swing. Swing merupakan sebuah teknologi Java untuk pengembangan aplikasi desktop yang dapat berjalan di berbagai platform seperti Windows, Linux, Mac OS X, dan Solaris.

Sekarang kita akan belajar membuat sebuah proyek Java pada NetBeans dengan langkah-langkah berikut.

  1. Masuk ke aplikasi NetBeans
  2. Pilih menu File --> New --> Project
  3. Lalu muncul Jendela Seperti Gambar diatas, pilih Categories "Java" dan Projects "Java Application".
  4. Klik Next.
  5. Isi data seperti berikut. Nama proyek bisa anda tulis sesuai keinginan, namun jangan menggunaka karakter (<, >, ?, /, *, :, dan \), karena karakter ini tidak diizinkan dalam pemberian nama proyek. 
  6. Setelah terisi, klik Finish.
  7.  Jika telah berhasil membuat proyek, akan muncul halaman baru sebagai tempat unutk menuliskan kode berbahasa Java. Di halaman inilah kita bisa mulai menulis kode yang diinginkan.
  8. Program Java dijalankan melalui halam utama (main method).
  9. Coba ketikan kalimat berikut dibagian main method
    System.out.println("Bahasa Java dan NetBeans");
  10. Kemudian jalankan program dengan Run --> Run Main Project atau tekan Shift+F6 pada keyboard.
    maka hasil program akan muncul di layar output seperti pada gambar.
  11. Baris kode diatas mendeklarasikan suatu method dengan main. Nama main disini wajib dipakai dalam bahasa Java karena Java akan mencari method bernama main sebagai permulaan eksekusi program.
  12. Keyword public merupakan access specifier yang menentukan visibility level dari method. Dengan adanya visibility public berarti method dapat akses dari luar class dimana ia dideklarasikan. Dalam hal ini method main() akan dipanggil oleh runtime Java ketika program akan dieksekusi sehingga access specifier yang dimilikinya harus berupa public.
  13. Keyword static memungkinkan method main() dipanggil tanpa harus terlebih dahulu memuat intance dari class Coba_java.
  14. Keyword void berarti method main() tidak mengembalikan nilai apapun setelah dipanggil.

0 komentar:

Posting Komentar